Jakarta Pusat – Dalam upaya memperkuat kemitraan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan, Kapolsek Kemayoran Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H. menggelar Pembinaan Berkelanjutan Sabuk Kamtibmas bersama pengemudi ojek online (ojol) dan warga Kemayoran di Mapolsek Kemayoran, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 40 peserta tersebut turut didampingi Kanit Reskrim Iptu Boedi Setiadi, S.H. dan Kapolsubsektor Cempaka Mas Ipda Sriyadi, S.H.. Pembinaan ini menjadi bagian dari komitmen Polsek Kemayoran dalam membangun sistem keamanan lingkungan yang melibatkan masyarakat sebagai mitra strategis Polri.
Dalam arahannya, Kapolsek menjelaskan bahwa Sabuk Kamtibmas merupakan wadah sinergi antara Polri dan masyarakat yang mengedepankan deteksi dini, pertukaran informasi secara cepat, serta langkah preventif untuk mengantisipasi tawuran, pencurian kendaraan bermotor, kejahatan jalanan, hingga berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya.
Sebagai bentuk penguatan organisasi, Kapolsek juga menyampaikan rencana pembuatan topi dan rompi Sabuk Kamtibmas sebagai identitas resmi anggota saat melaksanakan pemantauan wilayah dan kegiatan pengamanan bersama Polri. Identitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan semangat, kekompakan, dan profesionalisme para anggota di lapangan.
Pada kesempatan yang sama, Polsek Kemayoran juga menyerahkan bantuan sosial berupa beras seberat 5 kilogram kepada setiap peserta sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus mempererat hubungan kemitraan yang harmonis.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H. menyampaikan bahwa pembinaan berkelanjutan merupakan strategi penting dalam membangun keamanan yang berorientasi pada kolaborasi.
“Keamanan yang kuat lahir dari sinergi yang kokoh antara Polri dan masyarakat. Melalui pembinaan berkelanjutan Sabuk Kamtibmas, kami ingin membangun budaya peduli, responsif, dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman serta kondusif,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H. menegaskan bahwa kehadiran ojol dan masyarakat dalam Sabuk Kamtibmas merupakan kekuatan besar dalam mempercepat penyampaian informasi serta mencegah gangguan keamanan sejak dini.
“Sabuk Kamtibmas bukan sekadar komunitas, tetapi merupakan gerakan bersama antara Polri dan masyarakat. Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, kami optimistis akan terbangun lingkungan yang semakin aman, tertib, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegas Kapolsek.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR







Comment