Harmoninews.com (Jakarta Pusat) – Kanit Samapta Polsek Sawah Besar IPTU Syafrizal memimpin apel pelayanan pengamanan aksi unjuk rasa di halaman Mapolsek Sawah Besar, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Apel digelar untuk kesiapan pengamanan aksi dari dua kelompok massa di depan Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Aksi unjuk rasa tersebut berasal dari Ikatan Mahasiswa Sumut dengan estimasi 15 orang dan Koalisi Aktivis Muda Indonesia sebanyak 20 orang, sesuai rencana kegiatan yang telah disampaikan. Pengamanan melibatkan total 40 personel gabungan, terdiri dari 25 personel Dit Samapta Polda Metro Jaya, 10 personel Polsek Sawah Besar, serta 5 personel Pamdal. Apel dilaksanakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan tertib dan kondusif.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa merupakan bagian dari pelayanan kepolisian dalam menjamin hak menyampaikan pendapat di muka umum. “Kami mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan sesuai prosedur agar kegiatan berjalan aman tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
Kapolsek Sawah Besar, Rahmat Himawan, menekankan kepada seluruh personel agar tidak membawa senjata api maupun senjata tajam, serta menghindari tindakan arogan selama pelaksanaan tugas.
Dalam arahannya, IPTU Syafrizal mengingatkan seluruh personel agar bertindak sesuai perintah pimpinan, menjaga keselamatan dan kesehatan, serta mengutamakan langkah preventif dan persuasif. Pamdal juga diimbau tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap massa aksi dan seluruh pengamanan berada di bawah kendali kepolisian.
Kegiatan apel dan kesiapan pengamanan ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekitar lokasi aksi serta memastikan aspirasi dapat disampaikan secara tertib. Hingga persiapan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
Secara ringkas, apel pengamanan aksi mahasiswa di depan Kantor Kementerian Agama, Sawah Besar, Jakarta Pusat, digelar untuk menjamin kelancaran penyampaian pendapat dengan pendekatan humanis, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan terkendali.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR







Komentar