Harmoninews.com (Jakarta Pusat) – Upaya pencegahan tawuran antarwarga di wilayah Johar Baru dan Paseban diperkuat melalui musyawarah yang melibatkan jajaran kepolisian, pemerintah, dan tokoh masyarakat. Kegiatan berlangsung pada Minggu (11/1/2026) pukul 13.37 WIB di Pos RW 07, Jl. Kramat Sawah, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Musyawarah dihadiri Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful Anwar, Kapolsek Senen AKP Andre Tri Putra, Camat Senen Erik, Wakapolsek Senen AKP Basuki Rahmat, Lurah Kelurahan Johar Baru Dewi Rozana Zulkifli, Lurah Kelurahan Paseban Hagi Teugeuh, perwakilan LMK, FKDM, Ketua RW/RW, dan tokoh agama setempat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan pentingnya langkah preventif dan sinergi antar warga: “Kejadian tawuran antarbwarga harus menjadi perhatian kita bersama. Polisi hadir bukan hanya untuk menindak, tetapi juga membangun komunikasi, mengedukasi, dan mencegah konflik berulang. Partisipasi aktif masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sangat penting untuk menjaga kondusifitas wilayah Jakarta Pusat.”
Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful Anwar menekankan bahwa keberhasilan menjaga keamanan tidak hanya tanggung jawab polisi: “Masalah tawuran bukan tanggung jawab polisi saja. Mari saling terbuka dan beri informasi agar kejadian serupa tidak terulang. Kami juga menyiapkan pos pantau untuk antisipasi,” ujar Saiful.
Kapolsek Senen AKP Andre Tri Putra menambahkan bahwa musyawarah ini bukan hanya untuk wilayah masing-masing, tetapi membawa nama Jakarta Pusat secara keseluruhan: “Kita cari akar masalah dan solusi win-win agar wilayah kembali aman,” jelas Andre.
Camat Senen Erik menekankan perlunya langkah preventif agar wilayah Johar Baru–Paseban tidak mengalami insiden tawuran berulang. Warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan agar solusi yang diambil tepat dan efektif.
Beberapa warga dan tokoh masyarakat menegaskan bahwa tawuran ini adalah kejadian pertama dalam tujuh tahun terakhir, dan mengajak semua pihak untuk tidak saling menyalahkan. Ketua RW 07 Paseban menambahkan langkah antisipatif seperti pemagaran pintu di rel sebagai upaya pencegahan.
Tokoh masyarakat Paseban, Bapak Pahala, juga meminta pihak kepolisian menindak para pelaku tawuran agar akar masalah dapat diungkap dan tindakan preventif bisa dilakukan di masa mendatang.
Musyawarah selesai pada pukul 15.20 WIB dengan kesepakatan bersama untuk menjaga komunikasi antarwarga, meningkatkan pengawasan, dan menyiapkan langkah antisipatif agar wilayah Johar Baru dan Paseban tetap aman, damai, dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR








Komentar