Harmoninews.com (Jakarta Utara) – Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara bersama potensi masyarakat (Potmas) menggelar Apel Siaga Kamtibmas sebagai langkah memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan berlangsung di halaman Plaza Selatan Kantor Walikota Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Kamis (26/2/2026) pagi, dan diikuti sebanyak 1.109 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat.
Apel diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dengan Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, bertindak sebagai inspektur apel.
Peserta apel terdiri dari berbagai unsur, di antaranya personel TNI, Polres Metro Jakarta Utara, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, FKDM, LMK, Pokdar Kamtibmas, Mitra Jaya, Pramuka, Linmas, hingga pelajar dan unsur pengamanan lingkungan.
Kehadiran unsur lintas sektor tersebut menunjukkan kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz beserta pejabat utama Polres, perwakilan Kodim 0502/Jakarta Utara, para camat dan lurah, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan se-Jakarta Utara.
Dalam amanatnya, Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menjaga situasi tetap aman selama Ramadan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder karena hingga saat ini kondisi wilayah Jakarta Utara tetap kondusif tanpa kejadian menonjol.
Menurutnya, peran keluarga dan masyarakat sangat penting dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi tawuran remaja.
“Kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus bekerja sama, saling mengingatkan, dan menjaga lingkungan agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Hendra dalam amanatnya.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz menyampaikan bahwa tren kriminalitas umumnya meningkat menjelang hari besar keagamaan, termasuk menjelang Lebaran.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini peningkatan kasus yang perlu diantisipasi adalah pencurian kendaraan bermotor serta potensi tawuran remaja.
Kapolres menegaskan pentingnya optimalisasi pos pantau yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Pos pantau harus benar-benar aktif, khususnya pada jam rawan antara pukul 22.00 WIB hingga menjelang subuh. Ini menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya Polri dan TNI, tetapi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga menyiapkan langkah antisipasi pengamanan rumah kosong saat masyarakat mudik Lebaran, termasuk skema pengawasan lingkungan secara terpadu.
Dalam apel tersebut juga dilaksanakan pembacaan deklarasi bertajuk “Jaga Ibu Kota untuk Indonesia”, sebagai komitmen bersama menjaga keamanan wilayah Jakarta Utara.
Apel ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan rasa aman selama momentum Ramadan hingga perayaan Idulfitri.Kegiatan apel siaga berakhir dengan situasi aman, tertib, dan kondusif.
M.NUR







Komentar