Harmoninews.com (CILEGON) – SMP Islam Terpadu Tahfidz Daarul Muminin melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, sebagai bagian dari program pembelajaran karakter bagi para siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai fungsi Lapas sebagai tempat pembinaan dan perbaikan diri, bukan semata-mata sebagai tempat menjalani hukuman.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan langsung mengenai sistem pembinaan, program keterampilan, serta proses pembentukan kedisiplinan bagi warga binaan. Melalui pemaparan tersebut, siswa diajak untuk memahami pentingnya tanggung jawab, konsekuensi atas setiap perbuatan, serta kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan, Raja Muhammad Ismael Novadiasnyah, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasinya kepada pihak sekolah. Ia menegaskan bahwa Lapas tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalani masa pidana, tetapi juga sebagai wadah pembinaan yang bertujuan membentuk pribadi yang lebih baik dan produktif.
“Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi, namun setiap individu juga memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menjadi lebih baik,” ujarnya.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang menanamkan nilai akhlak, kedisiplinan, serta kesadaran hukum sejak dini. Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi pembelajaran berharga bagi para siswa untuk senantiasa menjaga perilaku, menjauhi perbuatan negatif, serta memanfaatkan kebebasan dengan penuh tanggung jawab.
Kunjungan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme, serta diharapkan mampu memperkuat pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, berakhlak mulia, dan memiliki kesadaran sosial yang tinggi.
M.NUR








Komentar