Harmoninews.com, Ilaga — Pemerintah Kabupaten Puncak resmi menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 oleh Bupati Puncak, Bapak Elvis Tabuni, SE., MM, kepada para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026 di Aula Negelar, Kota Ilaga.
Penyerahan DPA ini menjadi awal dimulainya pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan daerah Kabupaten Puncak tahun anggaran 2026. Bupati Puncak dalam arahannya menegaskan pentingnya seluruh OPD bekerja secara disiplin, terukur, dan bertanggung jawab agar APBD benar-benar berdampak pada peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat Puncak.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Papua Tengah sekaligus Juru Bicara Bupati Puncak, Alus UK Murib, SE menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja dan sinergi yang ditunjukkan oleh Bupati Puncak Bapak Elvis Tabuni, SE., MM bersama Ketua DPRK Puncak Bapak Thomas Tabuni, S.IP dalam proses pembahasan hingga penetapan APBD TA 2026.
“Penetapan APBD dan penyerahan DPA tepat waktu mencerminkan komitmen kuat Bupati dan DPRK dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Alus UK Murib dalam keterangan tertulis, Selasa (27/1/2026).
Juru bicara Bupati Puncak ini menyebut bahwa Kabupaten Puncak adalah daerah pertama di tanah Papua yang sudah menyelesaikan DPA. “Proses ini sangat baik sebab pembangunan bisa dilakukan tepat waktu dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menilai kolaborasi eksekutif dan legislatif ini merupakan fondasi penting bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Puncak.
“Ketua DPRK Puncak dan para anggota DPRK bekerja dengan baik, sehingga pembahasan APBD 2026 berjalan cepat. Ini contoh yang sangat baik dan untuk itu saya mengapresiasi mereka,” katanya.
Lebih lanjut, Alus menegaskan bahwa APBD 2026 diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, terutama pada sektor-sektor prioritas seperti pelayanan dasar, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi rakyat sesuai visi misi Bupati.
Ia juga mendorong seluruh OPD agar melaksanakan program sesuai perencanaan, tepat sasaran, dan berorientasi pada hasil sehingga visi misi Bupati dapat tercapai dengan cepat dan memberikan hasil yang baik.
“Ke depan, yang terpenting bukan hanya penyerapan anggaran, tetapi kualitas dampak pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat Puncak,” pungkasnya.













Komentar